Soto Ayam Pak B Sidokabul, Soto Tenda di Salah Satu Sudut Lapangan Kota Jogja

July 18, 2018


EAT END CULINARY
 
SOTO AYAM PAK B SIDOKABUL
SOTO TENDA DI SALAH SATU SUDUT LAPANGAN KOTA JOGJA


Masih dari dunia per-soto-an! *Belum bosan bahas berbagai warung soto kesukaan (dan bukan kesukaan). Memang, pada beberapa artikel sebelumnya, #BLOGRANSELMUNGIL sering membahas warung-warung soto di Jogja, kali ini juga... *Semoga KAWAN RANSEL yang baca juga belum jenuh yaa, hehehe... Masing-masing warung soto itu punya kekhasan tersendiri. Kali ini, Nisya mau cerita salah satu warung soto tenda yang juga punya ciri khas. Warung soto satu ini juga salah satu langganan Nisya dan KAKAK.

Pertama kali ke sini bareng KAKAK, ‒tentu saja! Tatkala pada suatu pagi, kakak ngajak nisya sarapan. Alasannya klise, cuma berdasarkan rasa iba sang KAKAK terhadap si adik yang belom sarapan pagi itu *padahal adiknya harus kerja di kantor sampe sore. Kayaknya KAKAK takut saya bakal kelaparan, hahaha *lebay amat yak! Sebelum menuju ke kantor pagi itu, KAKAK bertanya nisya mau makan apa. Pagi-pagi enaknya makan soto aja, kak, jawabku memberi usul. KAKAK setuju, ia lalu melajukan motornya ke daerah Nitikan, tepatnya di seputaran Lapangan Sidokabul. Dan tibalah kami di sebuah warung soto tenda sederhana...

Namanya SOTO AYAM PAK B SIDOKABUL.
Gimana cita rasa soto di sini?  
Let’s reads arround...


Sajian SOTO AYAM PAK B SIDOKABUL adalah jenis soto dengan kuah rempah. Begitu mencicip kuah sotonya, ternyata nisya langsung merasa cocok dengan KAKAK, eh, maksudnya, selera soto yang disajikan. Rasa rempahnya yang membuat nisya suka dengan KAKAK  *Maaf typo lagi. Nisya suka dengan soto ini, salah satunya karena cita rasa kuah rempahnya, ‒itu kata nisya loh ya, beda dengan pendapat KAKAK. Menurut dia, walaupun overall cita rasanya enak tapi menurut kakak ada rasa rempah yang kurang, ‒entah apa. Lah, dia sendiri nggak bisa mendefinisikan?! Haha... *tepok jidat. Yah~ soal selera sih...

Baca juga :

Tapi buat saya, ENAK dan REKOMENDED! Kuah soto rempah di sini tidak terlalu kental, tapi tidak pula bening seperti air biasa. Isian soto bisa dibilang lengkap, offcourse ada nasi, bihun putih, kol (kubis), taoge kecil, suwiran ayam, dengan taburan daun seledri cincang. Nah, masih ada tambahan topping lagi nih, yaitu potongan lenthok dan tahu bacem. Rasa lenthok tidak terlalu gurih, tahu bacemnya rasanya juga cuma “lumayan”. Meski jumlah potongan lenthok dan tahu bacem nggak banyak, rasanya sederhana, dan ukurannya kecil-kecil pula, tapi membuat soto ini menjadi “kaya” isian. Dan yang khas di sini, soto ditaburi dengan bawang putih goreng, yang bikin rasa soto makin gurih. Kalo’ yang suka krikitan balungan ayam, bisa request itu lho...


Isi soto yang banyak itu sukses menuh-menuhin mangkok ‒walaupun besaran porsi sebenernya biasa saja, dengan tambahan lenthok dan tahu, mangkok jadi penuh. Kalau nisya yang makan, ya bakal kenyang sampai siang. Biar gendut imut begini, lambung saya kecil dan daya tampungnya nggak banyak (sambil nyengir). Semangkuk soto lengkap ini bisa ditebus dengan harga Rp. 8.000,- aja. Yawla murce, murah ceriaaa~

Kalau bahas soto itu, belum afdhol kalo’ belum bahas lauk pelengkapnya! Pelengkap yang disediakan di SOTO AYAM PAK B SIDOKABUL hampir sama dengan warung soto lain, selalu ada kecap dan sambal, lalu ada potongan jeruk nipis, yang disajikan satu cawan dengan garam. Pastinya, item-item tersebut gretong alias gratis, tinggal ambil aja. Yang paling khas di sini adalah kripik tempe super tipis yang gurih dan renyah.

Nisya bisa makan dua sampai tiga kripik tempe untuk menemani makan soto, hohoho! Selembar kripik tempe harganya murah aja, cuma @ Rp. 500,-. Tersedia pula gorengan (tahu dan tempe), harganya juga @ Rp. 500,- dan aneka sate-satean (usus, ati-ampela dan campur), harganya @ Rp. 1.000,-. Sate telur puyuh Rp. 25.000,- isinya 4 butir. Es/wedang teh Rp 2.000,- Es/wedang jeruk Rp. 2.500,-. Ada juga aneka kerupuk...


Warung SOTO AYAM PAK B SIDOKABUL menempati sudut luar (barat bagian selatan) sebuah lapangan bernama Lapangan Sidokabul. Mungkin itu sebabnya disematkan kata “Sidokabul” di akhir nama warungnya. Warung soto ini berupa warung tenda bongkar pasang, warungnya menyediakan meja-kursi dan nggak ada tempat makan lesehan. Tempat makannya menghadap ke timur, untungnya pemiliknya memasang banner untuk menghalangi masuknya cahaya matahari.

SOTO AYAM PAK B SIDOKABUL mulai buka pagi-pagi sekitar jam enam pagi bakulnya udah siap. Biasanya warung soto ini memang menjadi tempat jujugan sarapan para mahasiswa atau karyawan kantoran yang pada nge-kos di sekitar sana. Warung pop up ini mulai kukut menjelang siang sekitar jam satu siang. Oiya, plusnya, bapaknya yang jual ramah banget dan asyik diajak ngobrol. Soal tempat parkir kendaraan, Kawan Ransel bisa parkir persis di depan tenda warungnya, atau di bagian pinggir lapangan.


HOW TO GET THERE
Jl. Pakel Baru, Barat/Selatan Lapangan Sidokabul (Pojokan), Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY.
SOTO AYAM PAK B SIDOKABUL belum tersedia di aplikasi maps, mungkin karena hanya berupa warung tenda, *di pinggir lapangan pula. Kalo’ mau ke sini tapi belum tahu tempatnya, Kawan Ransel tetap bisa mencari lewat aplikasi maps dengan kata kunci “Lapangan Sidokabul”.

Petunjuk Bagi Pemburu Kuliner
Kalau KAWAN RANSEL datang dari utara, SOTO AYAM PAK B SIDOKABUL bisa diakses dari Jl. Menteri Supeno. Tepat di sebelah barat Hotel Tjokro Style Yogyakarta, ada jalan ke selatan. Masuklah jalan itu sampai menemui sebuah lapangan, namanya Lapangan Sidokabul. Jika sudah menemukan lapangan ini, pergilah ke arah barat *emangnya mau ngambil kitab suci. Warung soto ini ada di bagian barat (sudut selatan) lapangan.


‒ Teks dan Foto oleh : Nisya Rifiani / Juni 2018 ‒
:: Don’t copy any materials in this blog without permission ::

Baca artikel sebelumnya juga ya...


You Might Also Like

0 comments

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe