Finaly! Saya Nginjek Tanah Madura, Coy!

August 28, 2017
TRAVEL AND ADVENTURE

[ MY JOB MY ADVENTURE ]

HELLO MADURA!
FINALY! SAYA NGINJEK TANAH MADURA, COY!


SEBELUMNYA, SAYA NGGAK PERNAH MEMBAYANGKAN BAKAL TRAVELING KE PULAU YANG TERKENAL DENGAN TANAH KAPUR YANG KERING INI. I THINK, DI TANAH GERSANG DAN UDARA YANG PANAS INI MANA ADA HAL YANG MENARIK, YE KAANNN...
TAPI TERNYATA PULAU INI MENYIMPAN SEJUTA PESONA TERSEMBUNYI YANG MENGGODA UNTUK SEGERA DIJELAJAHI. AND THE LAST MONTH, TEPATNYA AKHIR JUNI 2017 LALU, AKHIRNYA SAYA PUNYA KESEMPATAN TRAVELING KE PULAU MADURA...

Seperti biasa, perjalanan kali ini masih abidin, alias atas biaya dinas, muehehe... *Hidih, akronim apaan tuh, wagu banget (Biarin...). Perjalanan liputan kali ini saya ditemani partner reporter saya, Shinta Wuri H. Dari Jogja, kami naik kereta menuju Surabaya,langsung dilanjutkan perjalanan ke Pulau Madura. Saat itu, Saya dan Shinta dijemput oleh Pak Abi dan Cak Bayn, Kurir Sedekah Rombongan Madura.

Kota pertama yang kami tuju yaitu Bangkalan, Madura, dan kami melakukan reportase selama dua hari. Kota kedua  yang kami kunjungi yaitu Pamekasan, Madura, sayangnya kami hanya mendapat jatah reportase di sini selama satu hari sadja.Selama tiga hari di Bangkalan dan Pamekasan, kami melakukan reportase, utamanya tentang Pasien Dampingan Sedekah Rombongan, serta Kurir dan Pergerakan Sedekah Rombongan Madura.

Di tengah jadwal yang padat merayap karena si komo lewat, kami pun menyempatkan piknik tipis-tipis ke beberapa destinasi wisata di Bangkalan dan Pamekasan. Sebagian terekam, sebagian lagi tak sempat diabadikan. Dan, ini dia beberapa tempat / destinasi wisata di Bangkalan dan Pamekasan, yang sempat kami kunjungi...

SENSASI MELINTASI JEMBATAN SURAMADU DI MALAM HARI

Dari Surabaya ke Madura, tentu kita akan melewatiselat Jawa – Madura. Di atas Selat Jawa – Madura, terdapat jembatan yang menghubungkan dua pulau itu, apa lagi kalau bukan JEMBATAN SURAMADU. Konon, jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Asia Tenggara.

Kami melewati jembatan ini saat malam hari. Jembatan Suramadu tetap menampakkan pesonanya dengan kilauan lampu di sepanjang jembatan, memberikan kesan romantis. Lampu-lampu menampilkan warna yang berubah-ubah, cakep banget! Di lihat dari kejauhan, Jembatan Suramadu bentuknya seperti liukan tubuh seekor naga. Saya tidak sempat mengabadikan keindahannya karena kendaraan tidak boleh berhenti sepanjang jembatan. Lagian, kalau jeprat-jepret di jembatan bisa bahaya keles...

TRESNA ART MADURA


Tresna Art Madura merupakan pusat batik tulis dan pusat informasi Budaya Madura. Galeri seni yang mengusung tagline “Citra Batik Tulis Madura” ini menyediakan batik tulis unik dan berkualitas, motifnya pun khas dan macam-macam. Tresna Art Madura juga menyediakan souvenir, makanan khas, dekorasi dinding, dan bahan kerajinan lain.

Baca Selengkapnya...
BUKIT KAPUR AROSBAYA BANGKALAN


Bukit Kapur Arosbaya adalah destinasi wisata baru di Bangkalan, Madura. Bukit kapur di sini tak beraturan dan menjulang tinggi. Gurat pahat bekas penambangan yang ada di setiap badan tebing inilah yang menjadi daya tarik istimewa. Ada lumut yang menempel di sisi-sisi tebing. Semak, belukar, dan tumbuhan paku tumbuh di sudut-sudut bukit, menjadikan bukit kapur semakin eksotis.


MASJID AL BAHAR


Masjid Al Bahar terletak di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur (Pulau Madura). Sebenarnya, kami hanya singgah sebentar di masjid ini. Ketika menuju ke Bukit Kapur Arosbaya, saya bersama Kawan-Kawan Kurir Sedekah Rombongan singgah ke masjid ini untuk sholat ashar. Konon, masjid ini adalah masjid termegah pertama di Bangkalan, Madura. Masjid ini adalah ikon Kecamatan Arosbaya, dikenal juga dengan julukan Masjid 100 Lampu.

RESTORAN OLE OLANG, BANGKALAN, MADURA




Restoran OLE OLANG adalah salah satu restoran khas Madura yang ada di Bangkalan, Madura. Restoran ini punya sajian spesial yaitu kuliner khas Bebek Madura. Bebek madura yang disajikan di restoran ini dagingnya segar, teksturnya empuk, dan nggak bau amis. Bumbunya meresap ke dalam daging. Hhmm, nikmat banget bikin lidah nggak berhenti bergoyang...
Baca Selengkapnya...
PASAR TUJUH BELAS AGUSTUS, PAMEKASAN


Pasar Tujuh Belas Agustus di Pamekasan, madura, merupakan sentra penjualan batik tradisional khas Madura. Ratusan pedagang batik di Pasar Tujuh Belas Agustus Pamekasan ini mayoritas menjual kain batik tulis, namun ada juga yang menjual batik cap pabrikan.

Baca Selengkapnya...
JALAN-JALAN KULINER MADURA

Nasi Campur Warung Amboina

Sejak hari pertama di Madura, kami didampingi oleh Kawan-Kawan Kurir SR Bangkalan dan SR Pamekasan, Madura. Kami selalu disuguhi makanan khas Madura, mulai dari sarapan pagi yang diawali dengan nasi serpang (nasi campur dengan aneka lauk dan sayur khas yang cuma ada di Bangkalan, Madura).Siangnya, makan nasi campur di warung terkenal yaitu di Warung Amboina. Malamnya, menikmati kuliner bebek khas madura di Restoran OLE OLANG.

Hari kedua, kami kembali wisata kuliner. Mulai dari sarapan nasi rames di wisma dan nasi goreng di Ole Olang *iya, kami sarapan dua kali! Siangnya kami disuguhi Petis Bangkalan dan Tahjin Sobih (bubur manis khas madura). Penutupnya, kami makan bakso tak jauh dari Masjid Agung Bangkalan.

Nasi Goreng Ole Olang

Di Pamekasan juga nggak kalah suguhan kulinernya. Mulai dari nasi campur *meski namanya sama, tapi isinya berbeda tiap daerah. Sate Madura, Es Durian, Kacang Lorjuk, Nasi Jagung, Sayur Ikan, dan sayur-sayur lain yang nggak kalah enak. Dan yang terakhir makanan paling aneh seduni tapi populer banget yaitu miso (mie instan + bakso). Ini wajib dicoba kalau kamu ke sana...
JADI, KAPAN KAMU MAMPIR KE MADURA???

‒ Teks by :: Nisya Rifiani / Agustus 2017 ‒
Foto : Nisya Rifiani & Shinta Wuri H.

:: Please don’t copy any materials in this blog without permission ::

3 comments:

  1. Masjid Al Bahar belum dibikin post tunggal ya kakak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masjid Al Bahar memang nggak ada post tunggalnya kak...

      Delete
    2. Update, Masjid Al Bahar sudah ada post tunggalnya ya kakak...

      Delete

Powered by Blogger.