Belajar Kode di Museum Sandi Negara

June 14, 2013
TRAVEL AND ADVENTURE 

BELAJAR KODE DI MUSEUM SANDI NEGARA

 

MUSEUM SANDI NEGARA MERUPAKAN MUSEUM YANG MEREKAM SEJARAH PERSANDIAN DI INDONESIA, TERMASUK PADA MASA PRA-KEMERDEKAAN DAN PASCA KEMERDEKAAN RI, DAN JUGA SEJARAH PERSANDIAN DUNIA. MUSEUM SANDI NEGARA ADALAH SALAH SATU UPAYA PEMELIHARAAN DAN PEMANFAATAN BENDA CAGAR BUDAYA DAN MUSEUM, DISAMPING SEBAGAI MEDIA SOSIALISASI DAN PEMBELAJARAN PERSANDIAN.

Museum Sandi Negara mengajak masyarakat untuk melestarikan nilai sejarah terutama sejarah persandian sebagai bagian integral perjuangan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, sebagai media penanaman nilai patriotisme yang mewariskan nilai-nilai perjuangan bangsa kepada generasi penerus.

Pengunjung dapat mengetahui sejarah persandian di Indonesia dan dunia, sejarah perkembangan ilmu persandian yang dibagi menjadi dua yaitu: Sistem Kriptografi Klasik dan dan Sistem Kriptografi Modern. Selain itu kita dapat melihat evolusi peralatan sandi yang digunakan dalam kegiatan persandian, baik buatan dalam maupun luar negeri. 

Museum Sandi Negara menyimpan koleksi persandian bersejarah berupa barang asli dan/atau replika.  Peralatan sandi, dokumen sandi, gambar, dan diorama, serta fasilitas multimedia dengan teknologi layar sentuh (touchscreen) adalah beberapa koleksi museum ini. Pengunjung juga bisa mengikuti permainan interaktif tentang kode sandi dan pemecahan sistem sandi.

Museum Sandi Negara dibangun atas prakarsa bersama antara Lembaga Sandi Negara, Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, serta Daerah Istimewa Yogyakarta. Museum Sandi diresmikan pada tanggal 29 Juli 2008 oleh Mayjen Nachrowi Ramli (Lembaga Sandi Negara), Jero Wacik (Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata), dan Sri Sultan HB X (Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta).

Lokasi Museum Sandi Negara tak jauh dari pusat kota. Berada di komplek Gedung Museum Perjuangan yang beralamat di Jl. Kol. Sugiono No. 24 Brontokusuman Yogyakarta 55143. Penataan dalam museum bergaya modern art. Setiap harinya, Museum Sandi Negara menerima kunjungan rata-rata 50 hingga 60 orang, baik perseorangan maupun kelompok. Museum Sandi Negara buka setiap hari mulai pukul 08.00 – 15.00. Hari jumat, sabtu, dan minggu, museum tetap buka tetapi dengan durasi waktu yang lebih singkat yaitu setengah hari.

(Teks dan Foto by :: Nisya Rifiani/2013)




Kunjungan ke Museum Sandi secara kolektif.
Bp. Tampil Chandra (pemandu museum) sedang menjelaskan serba-serbi Museum Sandi.


Prasasti dr. Roebiono Kertopati
(Bapak Persandian Indonesia yang menciptakan 10.000 kata sandi)


Permainan Interaktif tentang kode sandi dan pemecahan sistem sandi.


Patung dr. Roebiono Kertopati, dibuat semirip mungkin dengan wajah aslinya.

Salah satu koleksi Museum Sandi : Sepeda Kayuh (replika).
Pada tahun 1946-an, sepeda ini digunakan oleh kurir sandi untuk mengantar surat rahasia.
Teks & Foto oleh : Nisya Rifiani

 Narsis bareng Pak Tampil...
Foto : Mas-Mas penjaga museum yang nggak tau namanya... ^^

No comments:

Powered by Blogger.